Apakah Kita adalah Kaca atau Baja ?

“PALU Menghancurkan KACA, Tapi PALU Membentuk BAJA !!”

Apa makna dari pepatah kuno dari Rusia ini?

Jika jiwa kita rapuh seperti KACA, maka ketika PALU masalah menghantam kita, maka dengan mudah kita putus asa, frustasi, kecewa, marah dan jadi hancur.

Jika kita adalah KACA, maka kita juga rentan terhadap benturan. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati saat kita berhubungan dgn orang lain. Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.

Jangan pernah jadi KACA, tapi jadilah seperti BAJA. Mental BAJA adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap bersyukur disaat masalah dan keadaan yang benar-benar sulit tengah menghimpitnya.

Mengapa demikian?

Orang yang seperti ini selalu menganggap bahwa masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik.

Sepotong besi BAJA akan menjadi sebuah alat yang lebih berguna setelah lebih dulu di proses dan di bentuk dengan PALU.

Setiap pukulan memang terasa menyakitkan, namun mental BAJA selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.

Jika hari ini kita sedang ditindas masalah hidup, jangan pernah merespons dengan sikap yang keliru.

Jika kita adalah “BAJA”, kita akan selalu melihat PALU yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk kita.

Sebaliknya jika kita “KACA”, maka kita akan selalu melihat PALU sebagai musuh yang akan menghancurkan kita.

Which one are you..??

Selamat pagi….
Tetap semangat!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.