Bila Bisnis Tidak Sangat Ramai, Maka Bisnis Tidak Akan Dapat Bertahan

Bila bisnis anda tidak bisa “sangat ramai”, maka bisnis anda tidak akan dapat bertahan. Karena kompetisi yang sangat tajam ini membuat semua bisnis harus benar-benar harganya menarik, ketika harga menarik, makan profit itu jadi tipis, dan pada profit yang tipis, sangat sulit bertahan kalau tidak mampu menjual dalam volume yang besar.

32 tahun lalu saya mulai berbisnis dan pada saat itu “gross profit” masih sehat, dan kita tidak perlu jual terlalu banyak untuk sekedar “survive” saja, dan informasi masih barang “langka”. Untuk tahu bisa “kulakan” dimana dalam berdagang saja sudah tidak mudah, akses kesana juga sulit, pengiriman sulit, jadi asal kita lebih tahu dari orang lain, kita bisa profit.

Analoginya begini: Dijaman dulu saat saya SMA saya hobi fotografi. Saya pakai kamera Yashika twinlens dengan filem 6x6cm, saya punya Nikormat kuno, dan punya Olympus Pen, nah memotret itu “tidak mudah”, perlu paham pencahayaan: kecepatan, diagframa, dan depth of field. Perlu juga belajar komposisi. Harus tahu kalau object bergerak, kita bisa “panning” supaya belakang blur tapi object terang. Masih pakai pakai filem, jadi baru tahu hasil potretan itu seminggu setelah kita foto, dan filem hanya bisa anda foto 12x, atau 24, atau 36 saja dalam satu rol.

Jaman sekarang, maaf – orang butapun dengan sangat mudah, bisa memotret dengan hasil sangat bagus saat pakai iPhone nya! Cucu saya 4 tahunpun bisa menghasilkan foto yang lebih bagus daripada dulu saat saya SMA. Nah, pada jaman ini sulit menghasilkan foto yang bisa terlihat bagus, karena semua sudah bagus! Hanya para pemotret professional yang hasilnya benar2 hebat saja yang masih bisa terlihat beda dengan hasil foto anda dan saya.

Bisnis, mengalami siklus yang sama. Sekarang mau kulak dimanapun mudah, semua bisa tanya mbah google. Informasi sangat mudah, akses sangat mudah, dan sumberdaya ada dimana mana. Problemnya kompetitor anda juga sama, mereka dengan mudah bisa meng-kopi bisnis anda dengan sekali lihat saja. Sehingga kompetisi menjadi brutal, keras, dan sering mematikan. Kalau bisnis anda tidak hebat dan ramai, sulit akan bertahan.

Profesional juga sama, dulu saya buat powerpoint bagus, jadi keunggulan, sekarang anak SMP pun powerpoint nya bagus-bagus, akses gambar, video, foto hebat, tersedia buat semua orang dengan mudah, belajar jadi pembicara youtube dengan mudah memberikan semuanya. Mau jadi “magician”, “tarot reader”, “tukang masak”, pemain drama, penyanyi, semua akses jadi mudah, semua informasi terbuka.

Pada saat ini kalau kita tidak melakukan perbaikan dengan terus menerus, dan berada dipuncak kemampuan, seperti pemotret professional yang hebat, kita tidak akan beda dengan orang lain, dan itu tidak akan membuat kita dikenal orang, dan itu tidak akan membawa sukses besar. Selamat menjadi pembelajar tanpa akhir, untuk selalu menjadi yang “terbaik” dan menjadi “terdepan” dibidang apapun yang anda lakukan.

Salam sukses untuk kita semua.

Penulis: Unknow